Jual Beli Properti dengan Tujuan Membangun Rumah yang Mewah

Jual beli properti merupakan langkah penting bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang bermimpi untuk membangun rumah yang mewah. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari memilih lokasi yang tepat, melakukan negosiasi harga, hingga memastikan bahwa properti tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah penting dalam jual beli properti dengan tujuan membangun rumah mewah, serta tips yang dapat membantu Anda mencapai impian tersebut.

1. Menentukan Kebutuhan dan Anggaran

Langkah pertama dalam proses https://www.seasonsatmagnolia.com/ ini adalah menentukan kebutuhan dan anggaran Anda. Apa saja yang Anda butuhkan dalam rumah mewah Anda? Beberapa orang mungkin menginginkan taman yang luas, kolam renang, atau ruang hiburan. Tentukan prioritas Anda dan buat daftar fitur yang Anda inginkan. Selain itu, penting untuk menentukan anggaran yang realistis. Pertimbangkan tidak hanya biaya pembelian tanah atau properti, tetapi juga biaya pembangunan, perizinan, dan dekorasi interior.

2. Memilih Lokasi yang Tepat

Lokasi adalah faktor kunci dalam jual beli properti. Untuk rumah mewah, lokasi yang eksklusif dan strategis sangat penting. Cari lokasi yang menawarkan keamanan, akses mudah ke fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan, serta lingkungan yang tenang dan nyaman. Jika Anda menginginkan pemandangan yang indah, pilihlah lokasi yang menawarkan panorama alam seperti pegunungan, pantai, atau danau.

3. Melakukan Riset Pasar

Sebelum membeli properti, lakukan riset pasar yang mendalam. Cari tahu tentang harga properti di lokasi yang Anda pilih, tren pasar saat ini, dan proyeksi nilai properti di masa depan. Riset ini akan membantu Anda memahami apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan nilai pasar dan apakah properti tersebut memiliki potensi investasi yang baik. Anda bisa mendapatkan informasi ini dari agen properti, situs web real estate, dan laporan pasar properti.

4. Menggunakan Jasa Agen Properti Profesional

Menggunakan jasa agen properti profesional bisa sangat membantu dalam proses jual beli properti. Agen properti memiliki pengetahuan mendalam tentang pasar dan dapat membantu Anda menemukan properti yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Mereka juga bisa membantu dalam proses negosiasi harga, mengurus dokumen, dan memastikan bahwa transaksi berjalan lancar. Pastikan Anda memilih agen properti yang memiliki reputasi baik dan berpengalaman.

5. Melakukan Inspeksi Properti

Sebelum memutuskan untuk membeli, lakukan inspeksi properti secara menyeluruh. Periksa kondisi fisik properti, termasuk struktur bangunan, sistem kelistrikan, pipa air, dan fasilitas lainnya. Jika Anda membeli tanah, pastikan bahwa tanah tersebut bebas dari masalah hukum dan sesuai untuk pembangunan rumah mewah. Anda bisa mempekerjakan profesional inspeksi properti untuk mendapatkan laporan yang akurat dan komprehensif.

6. Memastikan Legalitas dan Dokumen

Pastikan semua dokumen dan legalitas properti sudah lengkap dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dokumen yang perlu diperiksa meliputi sertifikat tanah, surat izin mendirikan bangunan (IMB), dan surat perjanjian jual beli. Jika diperlukan, konsultasikan dengan notaris atau pengacara yang berpengalaman dalam transaksi properti untuk memastikan bahwa semua aspek legal telah terpenuhi.

7. Menyusun Rencana Pembangunan

Setelah membeli properti, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana pembangunan rumah mewah Anda. Anda bisa bekerja sama dengan arsitek dan desainer interior untuk merancang rumah sesuai dengan visi dan kebutuhan Anda. Diskusikan desain, material yang akan digunakan, dan anggaran pembangunan secara rinci. Pastikan rencana pembangunan Anda realistis dan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

8. Mengurus Perizinan

Proses pembangunan rumah memerlukan berbagai perizinan dari pemerintah daerah. Pastikan Anda mengurus semua izin yang diperlukan, seperti izin mendirikan bangunan (IMB), izin lingkungan, dan izin lain yang relevan. Mengurus perizinan ini bisa memakan waktu dan biaya, jadi pastikan Anda sudah mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan dengan baik.

10 Langkah Memulai Usaha Furniture Bagi Pemula

Usaha furniture atau mebel rumah tangga memang memiliki kesempatan yang lebih besar, apalagi usaha ini masih jarang-jarang diketemukan setiap wilayah. Usaha furniture Indonesia tetap terkuasai oleh pebisnis asing seperti IKEA mebel, Ace Hardware, dan ada banyak yang lain. Namun, tidak ketinggal furniture produk lokal yang sanggup berkompetisi dengan merk luar negeri seperti, Dekoruma, Informa, Vivere, RupaRupa, Fabelio dan sebagainya.

Bersama dengan bertambahnya keinginan rumah, kesempatan usaha untuk para pebisnis furniture atau alat bangunan makin tinggi. Beberapa orang berasumsi jika furniture lebih dari sekadar pendamping rumah tetapi memiliki nilai seni yang lebih tinggi. Melihat hal tersebut pasti buat kamu yang ingin terjun di dunia property ini harus tahu ilmu Interior desain dan memiliki rasa dekor yang lebih tinggi.

Hal ini pasti tidak bisa diacuhkan demikian saja, ingat usaha furniture berpotensi konstan dibandingkan bsini-bisnis yang lain.Tetapi kenapa usaha furniture menjadi benar-benar memiliki kesempatan? Usaha furniture ditekuni karena memiliki investasi usaha yang periode panjang dan memberikan keuntungan. Kamu tertarik memiliki usaha furniture? Silahkan coba kita lihat beberapa kiat buat kamu yang akan mengawali usaha furniture.

Tipe Usaha Furniture

Pada intinya dalam usaha ini kamu akan pilih tipe usaha mebel mana yang akan kamu jalani. Apa kamu akan jual usaha seLangkah online? Atau pilih sebagai marketplace yang jual semua barang property mebel (Informa, Dekoruma, Ikea)? Apa kamu terjun seLangkah detil jual satu kerajinan khusus seperti bangku berukir kayu, bangku rotan, meja kayu jati dan hal yang lain detil jual kerajinan furniture dengan bahan kayu?

Nah, untuk mengetahui hal ini pasti kamu harus lakukan mawas diri agar nantinya usaha kamu konsentrasi pada satu tujuan. Bila sudah tentukan tipe usaha yang akan kamu jalani, berikut saat ini panduan menjadi pebisnis furniture yang berhasil sukses yang sudah dikutip dari sumber terpercaya puskesmassindangratu.net

Panduan Memuka Usaha Furniture Yang Sukses

1. Memiliki Pengembangan dan Kreativitas

Tidak bisa disangkal untuk mengawali usaha ini kamu harus pelajari seni tata ruangan atau dekor. Usaha mebel Indonesia benar-benar bersaing apalagi masih ada merk Internasional yang masuk di luar. Beberapa barang yang ditawari oleh merk luar memang memiliki kualitas dan kompetensi yang pas untuk diterapkan di dalam rumah. Nah, bila kamu ingin mengawali usaha ini pasti kamu harus belajar banyak tentang beberapa fungsi dari tiap mebel lantas kamu bisa bangun perannya agar lebih disukai dan tidak kalah bersaing oleh pesaing asing.

2. Persiapkan Modal

Apapun itu memiliki bentuk, Semua usaha tentulah memerlukan modal. Untuk Tipe Usaha seperti furniture kemungkinan memerlukan modal yang lumayan besar. Hal pertama kali yang harus kamu pikirkan ialah bahan baku yang mahal dan biaya produksi yang termasuk lumayan sulit. Selain hal itu kamu harus juga mempersiapkan dana untuk bayar karyawan, bahkan juga untuk sekali produksi kamu memerlukan dana yang cukup. Oleh karena itu untuk mengawali usaha furniture pastikan dana yang kamu punyai bisa tutupi semuanya yang diperlukan.

3. Atur Gagasan Masak

Apapun itu tipe usaha furniture yang kamu tentukan, semuanya wajib dimulai gagasan yang akurat. Dengan pengaturan gagasan yang sesuai tipe usaha, kamu pasti bisa menarget dimulai dari sasaran pasar, langkah pemasaran, sampai marketing. Hal ini minimal harus berada di bayang-bayang agar usaha kamu minimal tidak terkejut pada saat terjadi hal yang tidak diperhitungkan. Dengan lakukan rencana pasti kamu akan memiliki opsi ke-2 yang mempunyai tujuan untuk jaga kestabilan keuangan usaha . Maka, sempatkan diri untuk membuat gagasan sebagus-baiknya agar usaha furniture kuat pada saat realisasinya.

4. Tentukan lokasi

Tentukan lokasi sebetulnya masuk ke rencana, namun sisi ini penting ingat usaha furniture memercayakan lokasi untuk mendapatkan keuntungan. Bahkan juga bila kamu menarget untuk gunakan internet pemasaran, kamu masih tetap perlu tempat untuk memproduksi kan? Nah, untuk tentukan lokasi usaha, kamu bisa menghitung dari tipe pemasaran yang kamu gunakan. Misalnya, Bila kamu menjualkan furniture dengan kualitas bagus tetapi mengincar middle low, kamu bisa loh jualan di toko/ gerai, dan pasar pada harga yang lebih murah. Berbeda bila usaha propertimu mengincar middle high seperti IKEA atau Fabelio yang jual mebel di wilayah yang berpendapatan tinggi.

5. Evaluasi kembali harga pasar

Saat sebelum kamu mengawali produksi, pastikan team telah lakukan inspeksi untuk harga pasar. Penetapan harga pasar bisa disamakan dengan tipe usaha furniture yang kamu jalani. Hal ini penting untuk dilaksanakan agar produk yang dipasarkan bisa berkompetisi dengan bersaing di pasar. Pastikan tiap produk yang kamu jual tidak dibanderol harga yang terlampau tinggi dari lainnya. Namun, bila kamu merasakan barang kamu memiliki nilai yang lebih tinggi, kamu bisa kok lakukan mark up produk kamu, tetapi masih tetap kualitas dan pengembangan barang harus juga disamakan. Lakukan mark up pun tidak bisa sembarangan bila barang yang kamu jual standard dan cuma memiliki peranan, atau seni yang nyaris sama dengan.

6. Tentukan sasaran pasar

Sasaran pasar minimal telah disentil pada point nomor 4. Langkah pandai tentukan sasaran pasar ialah dengan mengenal jati diri di wilayah kamu, mencari apa yang mereka perlukan rerata, dan kategorisasikan penghasilan di wilayah kamu. Dengan tentukan sasaran pasar yang terang, kamu bisa memilih untuk tipe menjalankan bisnis yang pas di wilayah tersebut. Sesudah melihat semua sasaran pasar, tak lupa untuk lakukan pengkajian kembali dan samakan hasrat produksi kamu dengan pasar agar ke-2 nya menyambung dan hasilkan pemasaran.

7. Inovatif dan Inovatif

Melihat jumlahnya tandingan yang terdapat, salah satu taktik yang perlu kamu gunakan ialah menjadi inovatif dan inovatif. Dalam pembikinan furniture, upayakan selalu untuk up-date mode dan mengeluarkan pengembangan baru yang tidak sama dan memiliki peranan lebih dari yang lain. Hal tersebut bisa banyak menarik pelanggan karena sebenarnya mereka selalu inginkan penyempurnaan dan hal yang tidak sama dari yang lain. Inovatif dalam berproduksi hukumnya wajib dipunyai oleh para pelaku bisnis furniture, bila kamu tidak inovatif dan condong jual hal yang monoton, pasti usaha kamu saat ini akan mati atau diam di tempat.

8. Tetapkan Bahan Baku

Bila kamu pilih usaha mebel yang detil pada satu bahan baku, kamu harus pilih bahan baku terbaik untuk jadi mebel. Seperti misalnya, kayu jati untuk pembikinan meja atau bangku, rotan sebagai bentuk seni yang jadi furniture, atau medium densitey fireboard gergaji kayu yang dipadatkan dan menjadi furniture yang berkualitas. Dengan pemilihan dan pengembangan pada furniture yang dibikin, kamu tidak butuh sangsi akan kalah oleh pesaing, karena kamu telah sesuaikan produkmu dengan sasaran pasar.

9. Taktik marketing yang pintar

Saat lakukan usaha, kamu perlu meluaskan wacana kamu berkenaan taktik marketing. Usaha furniture akan semakin berkembang bersamaan dengan perubahan zaman. Saat lakukan marketing, kamu dituntut untuk memakai taktik yang pintar. Salah satu sisi dari taktik ialah lakukan kerjasama sama orang yang punya pengaruh atau lakukan partner dengan perusahaan lain. Lakukan kerjasama bisa memberi impact pada usaha dan menjadikan lebih dikenal oleh seseorang.

Dengan demikian kamu bisa manfaatkan internet pemasaran sebagai taktik lain dalam pemasaran. Tawarkan produk kamu seLangkah online dengan memakai media sosial atau bila dibutuhkan buat web atas nama bisnis usaha sendiri. Entahlah itu marketplace, pemasaran furniture dengan khusus, sampai usaha furniture middle low harus juga memakai marketing seLangkah online.

10. Mengikuti Federasi dan Komunitas

Mustahil tiap sektor pemasaran atau usaha tidak memiliki komune. Nah, agar lebih membuat bertambah ilmu sekitar property dan mebel tidak ada kelirunya kan meng ikuti komune dan federasi agar lebih bisa melihat sasaran pasar sekalian mode apa yang saat ini sedang tren disukai. Bila tidak temukannya, kamu bisa loh masuk pada komune seperti misalnya “pencinta kayu jati”, “pencinta kayu rotan”, atau tipe kesenian yang lain. Dengan ini, itu ialah satu langkah untuk membuat bertambah pengetahuan dan meningkatkan pengembangan mebel agar lebih inovatif dalam produksi.

Apa bisa usaha furniture memakai taktik internet marketing? Bagaimanakah Langkah mengirimi beberapa barang dalam ukuran besar dan dalam jumlah yang banyak ? Mudah kok, kamu perlu cari mitra kerjasama dari sektor ekspedisi yang bisa mengantar produk kamu dikirim untuk para pelanggan.

Tiga Pendekatan Penilaian Properti, Mana yang Paling Baik?

Tiga Pendekatan Penilaian Properti – Penilaian BMN/BMD merupakan salah satu proses yang di lakukan untuk menilai suatu barang milik negara atau barang milik negara atau barang milik daerah. Penilaian terhadap BMN/BMD dapat di tunjukan untuk kepentingan penyusunan neraca pemerintah pusat/daerah, pemanfaatan , atau pemindah tangan. Proses penilaian BMN/BMD di lakukan oleh penilaian pemerintah yang telah di miliki kompensasi di bidang penilaian. Berdasarkan Peraturan Mentri Keuangan Nomor 173 tahun 2020 tentang penilaian oleh Penilai Pemerintahan di Lingkungan Direktorat Jendral Kekayaan Negara yang mulai berlaku sejak 2 Febuari 2021, penilaian yang di laksanakan oleh penilaian dapat di laksanakan secara tim maupun perorangan, menyusul telah di tetapkan dan di lantik nya jabatan fungsional penilaian di Lingkungan DJKN.

Tata cara penilaian secara umum meliputi 3 tahapan yakni di awali dengan adanya permohonan atau penugasan penilaian, di lanjutkan dengan pelaksanaan penilaian, dan di akhiri dengan kaji ulang laporan penilaian. Pada dasarnya setiap proses penilaian atas BMN/BMD harus di lakukan berdasarkan permohonan.

Tahapan Tata Cara Penilaian

1. Permohonan atau Penugasan Penilaian

Sebagai mana di sebutkan diawal bahwa pelaksaan penilaian selalu di awali dengan adanya permohonan penilaian sebagai dasar untuk pelaksanaan tugas penilaian. Pada tahapan ini permohonan penilaian di ajukan secara tertulis oleh pemohon yang mempunyai kewenagan untuk mengajuk permohonan di sertai dengan data data sebagai berikut.

  • Identitas Objek yang di mohonkan penilaian
  • Jenis nilai yang di mohonkan
  • Data dan Informasi yang terkait dengan objek penilaian yang di mohonkan.

Tiga Pendekatan Penilaian Properti,

Baca Juga : https://aquila-land.com/pengertian-properti-karakteristik-dan-sumber-hukumnya/

2. Pelaksanaan Penilaian

Pelaksanaan penilaian adalah tahapan berikutnya setelah diterimanya dokumen/berkas permohonan penilaian. Dokumen/berkas permohonan penilaian selanjutnya diproses melalui tahapan sebagai berikut:

  • Identifikasi atas permohonan atau penugasan Penilaian;
  • Penentuan tujuan penilaian;
  • Pengumpulan data dan informasi;
  • Analisis data dan informasi;
  • Penentuan pendekatan Penilaian;
  • Simpulan nilai; dan
  • Penyusunan laporan penilaian

3. Kaji Ulang Laporan Penilaian

Kaji ulang laporan penilaian adalah tahap akhir dari tata cara penilaian yang di tunjukan dalam rangka pembinaan Penilaian Pemerintahan dan Peningkatan kualitas laporan penilaian. Hal hal yang di kaji ulang dalam laporan penilaian antara lain

  • Administrasi laporan penilaian
  • Prosedur dan penerapan metode Penilaian

Kaji ulang laporan penilaian di lakukan secara berjenjang. Laporan Penilaian yang di buat oleh Penilai KPKNL di kaji ulang oleh Penilaian Kantor Pusat DJKN. Hal ini sebagai bentuk Quality Control sekaligus bagian pembinaan terhadap penilaian pemerintahan.

Itu Dia Tiga Pendekatan Penilaian Properti yang harus kalian pahami

 

Pengertian Properti, Karakteristik dan Sumber Hukumnya

Pengertian Properti – Menurut KBBI, Properti adalah harta berupa tanah dan bangunan serta sarana dan prasarana yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tanah dan bangunan yang di maksudkan. Pengertian properti adalah hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada di atas nya.

Mengutip Buku Hukum Properti yang di tulis Dhaniswara K. Harjono, properti adalah bangunan berkontruksi horizontal atau vertikal (bertingkat) yang di gunakan untuk rumah bertempat tinggal (hunian), atau bangunan yang di gunakan untuk tempat usaha dan lainnya (non hunian)

Properti adalah milik, kekayaan, harta benda atau tanah milik yang bisaa berupa benda bergerak maupun benda tidak bergerak. Istilah properti juga merujuk kepada sesuatu yang biasanya di kenal sebagai etinitas terkait dengan kepemilikan seseorang atau kelompok orang atau hak ekslusif. Bentuk utama dari properti ini termasuk real properti (tanah). Kekayaan pribadi atau personal property

Properti Memiliki 7 Karakteristik

1. Kompleksitas Hukum

Properti tidak dapat lepas dari masalah hukum yang kompleks (legal complexity). Sebab, properti terkait dengan hak yang melekat pada tanah dan bangunan serta sangat di pengaruhi oleh regulitas yang berlaku di tempat lokasi properti itu berada. Sbobet Login

2. Tidak Dapat Bergerak (Immobility).

Secara fiisik, property adalah tanah dan bangunan yang berada di atas tanah, yang memiliki keunikan karena tidak biasa bergerak dan tidak bisa di curi. Dengan demikian, lokasi sangat menentukan strategis atau tidaknya properti tersebut.

3. Bersifat Lokal

Bentuk Properti yang berupa tanah dan bangunan, membuat nya tidak bergerak dan bersifat lokal, artinya sebuah properti terikat erat dengan lokasinya. Dua lokasi yang berbeda pasti memiliki akses, fasilitas, infrastruktur, utilitas, ciri budaya, tingkat pendidikan dan gaya hidup masyarakat

Pengertian Properti

Baca Juga : https://aquila-land.com/cara-investasi-properti-agar-dapat-untung-maksimal/

4. Beragam

Setiap lokasi properti sangat unik. Setiap lokasi pasti memiliki perbedaan letak, posisi, elevansi, kemiringan, atau arah hadap. Ini yang membuat properti memiliki sifat beragam (haterogenety)

5. Kelangkaan (Scarcity)

Kebutuhan perumahan tempat tinggal kian bertambah, namun tanah relatif tetap (fixed). Hal ini yanng menyebabkan tanah merupakan barang yang bersifat langka ( scare). Kelangkaan ini menyebabkan nilai sebidang tanah akan terus meningkat.

6. Bertahan Lama

Sifat properti yang memiliki daya tahan tinggi (durability) menjadi salah satu pembeda investasi properti dengan investasi lain, seperti saham dan obligitas. Sifat tahan lama ini membuat properti menjadi instrumen investasi properti menjadi instrumen investigasi yang bersifat jangka panjang (long term investment)

7. Tidak Dapat Di Bagi

Tanah tidak dapat di beli dalam satuan satuan kecil. Ada jumlah minimal yang harus di penuhi agar sebuah produk properti memenuhi unsur legalitas dan standar kelayakan. Sifat properti yang sulit di bagi menjadi satuan satuan kecil

Definisi Real Estate, Jenis, dan Perbedaan dengan Properti

Definisi Real Estate – Ada banyak pilihan untuk dapat Anda tekuni dan jalani dengan serius. Bisnis real estate adalah salah satunya. Tidak mengherankaan jika kemudian bisnis ini sering terartikan dengan real property. Namun pada dasarnya real estate mengandung pengertian yakni lahan tanah beserta objek berupa bangunan maupun lainnya yang berdiri secara permanen pada atas tanah tersebut. Lahan yang mencakup luas bidang tanah yang masih dalam program untuk bisa menjadikan tempat bangunan perumahaan, gedung, sekola, dan lain sebagainya.

Pengertian Real Estate.

Real Estate adalah bisnis perumahaan atau memperjual belikan bangunan yang kita kenal saat ini di pegang oleh developer-developer terkemuka di Indonesia. Dan mencakup lebih dari sekedar bisnis perumahaan. Peminat bisnis ini kian semarak siring dengan perkembangan dan pembangunan daerah di berbagai wilayah di Indonesia. Perusahaan-Perusahaan saling kejar kejaran menampilkan profil dan kinerja real estate yang menarik banyak pihak.

Jenis Jenis Real Estate

Real Estate dapat terkelompokan dalam tiga kategori besar berdasarkan penggunaanya, yakni.

1. Residential

Residential adalah bangunan yang perusahaan gunakan untuk tempat tinggal misalnya untuk perumahan, rumah susun, dan kondominium.

2. Comercial

Comercial adalah real estate yang perusahaan gunakan untuk keperluan komersial dan untuk memperoleh keuntungan.

Definisi Real Estate

Baca Juga : https://aquila-land.com/properti-adalah-pengertian-contoh-dan-keuntungan/

3. Industrial

Industrial adalah bidang usaha yang melekat pada atas lahan. Beberapa contoh industri tersebut yakni

  • Perkebunan
  • Perumahan
  • Pembangunan
  • Komersial
  • Industri

Perbedaan Definisi Real Estate dan Properti

Beda real estate dengan properti terletak pada fisik dan kepemilikan. Real estate lebih mengacu kepada fisik (tanah dan bangunan), sedangkan Real Property lebih mengacu kepada kepemilikan terhadap fisik (tanah dan bangunan). Bisa di katakan Real estate merupakan subset (bagian) dari Real property. di sisi lain real property adalah kepentingan dan hak hak yang menyatu kedalaman terhadapnya. Real estate hanya fokus kepada fisik yakni bangunan ataupun tanah, sedangkan properti tidak hanya sebatas itu melainkan juga atas dasar kepemilikan baik bangunan maupun tanah.

Kelola Manajemen Real Estate Otomatis

Manajemen real estate untuk dapat mengoptimalkan manajemen perusahaan Anda selain membuat nya menjadi otomatis. Seiring perkembangan nya teknologi pengelolaan Estate manajemen kini telah terintegrasi secara otomatis menggunakan sebuah sistem yang mendukung pengelolaan. Berbeda dengan sistem sebelumnya yang menggunakan penginputan serta pengelolaan data secara manual, sistem estate manajemen menyajikan data terhadap keperluan dan kebutuhaan pengelolaan secara otomatis. Salah satu sistem yang sedang berkembang saat ini adalah property software yang sering di gunakan di Indonesia maupun property management yaitu Smart Estate Manajemen. Sistem estate manajemen semacam ini menjadi komponen penting bagi suatu perusahaan terutama di industri properti seperti estate manajemen agar pengolaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.